Peluru jatuh yang mematikan

telop-mkd

Sekitar setahun yang lalu, saya pernah menonton sebuah acara TV yang menampilkan kejadian kriminalitas diseluruh dunia. Saat itu ada seorang pemuda mabuk yang ditangkap karena menembakan pistol keatas (ke langit), kemudian seorang polisi sempat berkomentar bahwa “menembakan pistol keatas (vertikal) sama berbahayanya dengan menembakan pistol secara horizontal, karena peluru yang dilontarkan akan jatuh dan bisa mengenai siapa saja, terlebih tidak banyak yang tahu soal ini”. Beberapa hari ini saya kembali penasaran dengan kalimat tersebut. Saya rasa senjata api berukuran relatif kecil juga punya peluru yang cukup berat dan bisa jadi sangat cepat saat jatuh dari ketinggian.

Sebelumnya saya konfirmasi dulu bahwa saya bukan orang yang ahli dibidang seperti ini, jadi saya cuma menyinggung beberapa hal yang bisa saya cerna diotak untuk sekedar obat rasa penasaranūüėÄ . Sepengetahuan saya ada beberapa contoh kegiatan dimana menembak secara vertikal dilakukan, pertama adalah tembakan peringatan, kedua adalah tembakan selebrasi seperti saat tahun baru atau perayaan sesuatu, mungkin ada contoh lainnya seperti saat event olahraga dimana seseorang menembak secara vertikal sebagai tanda dimulainya pertandingan. Khusus untuk tembakan selebrasi, setahu saya beberapa negara telah memperingatkan siapapun untuk tidak menembak vertikal saat selebrasi apapun.

Ternyata efek yang ditimbulkan juga cukup serius, mulai dari lecet kecil hingga kematian. Peluru yang ditembakkan secara vertikal bisa jatuh dimana saja, dan dari artikel-artikel yang saya baca, peluru ini bisa sampai hingga bermil-mil dari asal tembakan. Saat jatuh, kemungkinan peluru ini bisa mengenai leher, wajah, dan kepala. Contoh kasus yang saya dapatkan seperti, peluru jatuh yang menembus kepala bayi hingga masuk ke punggung, lalu ada juga seorang gadis yang terbunuh 2 hari setelah terkena peluru jatuh saat perayaan tahun baru. Serta banyak lagi kasus lainnya yang bisa dibaca di sini, sini, sini, sini, sini, dan sini, serta banyak lagi artikel lainnya jika googling dengan keyword sejenis “falling bullets”.

Saat dulu saya masih SMP, saya juga pernah diceritakan ayah bahwa saat kakak pertama saya (cewek) masih berumur beberapa bulan, sebuah peluru jatuh dari atap dan tembus kedalam rumah, jatuh hanya beberapa centimeter diatas kepala kakak saya yang saat itu sedang tidur dilantai. Saat itu memang rumah kami menggunakan atap berbahan kayu-kayu tipis yang sering disebut sirap. Bayangkan jika peluru tersebut jatuh didahi. Ayah saya memang tidak tahu tentang asal peluru tersebut, karena masih jaman dulu banget, jadi itu dianggap peluru yang ditembakkan seseorang dari pesawat atau helikopterūüėÄ .

Kejadian-kejadian diatas bisa terjadi dimana saja, sebab peluru bisa jatuh bermil-mil dari asal tembakan. Tapi kasus terbanyak terjadi saat perayaan tahun baru dan sejenisnya, juga akibat dari tembakan peringatan dan warga sipil yang tidak paham tentang senjata api. Hal-hal seperti ini memang sangat-sangat sulit untuk diprediksi, kita tidak mungkin selalu waspada melihat langit untuk mencari peluru kecil yang bisa datang dari segala arah dengan cepat. Mungkin antisipasinya adalah berhati-hati ditempat yang ramai dan ricuh, seperti saat perayaan, atau saat kerusuhan dimana aparat keamanan kadang melepaskan tembakan peringatan. Better safe than sorry.

Mungkin ada yang lebih tahu tentang masalah ini?, sepertinya akan sedikit nyerempet ke fisika.

Pos ini dipublikasikan di post dan tag , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Peluru jatuh yang mematikan

  1. bahpro berkata:

    wah ngeri juga ya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s