Software ITS Ubah Por*o Jadi Tak Por*o

Menarik sekali, PENS-ITS akan meluncurkan piranti lunak yang akan membaca pattern por*o dalam tiap multimedia content dan mengubahnya menjadi tidak por*o. Seperti apa tekniknya, kalau diberita, mereka bilang gini :

Irvan menjelaskan, piranti lunak tersebut menggunakan sistem image processing dengan basis pemrograman bahasa C. Dengan demikian, paparnya, piranti lunak pendukung UU ITE itu dapat dijalankan di komputer dengan sistem operasi Linux dan Windows.

Wow, maksudnya baca pattern gambar raster per-pixel dan mencocokannya dengan pattern-pattern yang mereka miliki?.

Programmer diseluruh dunia membuat code setengah mampus hanya untuk membaca huruf/angka yang ada pada captcha rapidshare/yahoo, itupun tingkat kesalahannya masih ada. Software image-comparison butuh puluhan menit untuk membaca dan mencocokan duplikasi file image (dengan teknik image-processing) yang ada dihardisk, dan itu semua masih dilakukan dalam single frame!.

Lantas seperti apa bentuk kode yang bisa mencocokan pattern por*o dalam multimedia content? yang memiliki ratusan frame (video) ?. Seakurat apa hasilnya dan berapa lama waktu yang dibutuhkan?. Apalagi jika diletakan kedalam satu server dan dipasang sebagai service? Server yang sekarang saja sudah cukup sibuk dengan konten yang keluar masuk hampir tanpa filtering system, jika kali ini dibuat filtering system seperti diatas, seperti apakah nasib server🙄

Kali ini aku nggak mau ngebahas tentang kontennya yang por*o atau tentang UU ITE, aku hanya penasaran abis teknik image-processing seperti apa yang mereka pakai sampai-sampai piranti lunaknya bisa sejenius ini. Mudah-mudahan bukan omongan sepintas aja, karena jika memang benar-benar dirilis dan terbukti efektif, ini bakal jadi kemajuan dunia programming yang besar di Indonesia😀

http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/03/tgl/29/time/150013/idnews/915343/idkanal/399

Pos ini dipublikasikan di post. Tandai permalink.

5 Balasan ke Software ITS Ubah Por*o Jadi Tak Por*o

  1. daggio berkata:

    PERTAMAXX!!!

    heheh,emang bisa yach bikin gituan?cara nyeleksi yg mana gambar porno ama yg bukan tuh gmn carana?

    apa mereka punya database gambar por*o ndiri yach?trus gambar2 yg cock ama gambar di database mereka tuh berarti porno =))

  2. L_O_J berkata:

    Hehehe sama ma gue, waktu baca di http://www.detikinet.com juga langsung ‘hmmmmmm….’😀 . Bukan ingin meremehkan, bukan juga merendahkan, tapi sebagai orang yang juga pernah mengecap dan implementasi image processing, software ini terdengar wah. Kira-kira constrain yang membedakan gambar porno (ya ngapain loe tulis por*o coba :D) dengan gambar yang biasa (non porno), kalo pun bisa dibedakan (misalnya telanjang dan tidak) apa masih bisa membedakan konteks dari tujuan gambarnya ? Jangan sampai nanti mahasiswa kedokteran pada ngomel gara-gara filternya gak kenal konteks :p. Masih menunggu bener jadi (dan terekspos media) atau cuman jadi wacana.

  3. Fukutenshi Youfan berkata:

    Seperti yang aku bilang di comments sebelumnya :

    Youfan said :
    Susah bikin filter isi situs (yang bisa membedakan isi situs na porno ato tidak)… Kecuali dilihat situsna terlebih dahulu, terus kemudian dibikin daftar situs na, dianggep situs porno ato tidak…

    Emang softwares filter na seperti apa sehingga dia tau gambar tertentu itu porno ato tidak? Dari header na? Enggak mungkin…😡 Dari meta-file na?😀

    Kemungkinan besar cara blockir situs porno nya cuman blockir lewat provider internet na (ISP). Jadi semua ISP di Indo dikasih list daftar situs porno yang bakal di blockir kalo dibuka… Otomatis kita yang make ISP tersebut akan kena blockir juga tanpa kecuali…

    Tapi, kalo cara pemblockirannya cuman seperti itu, it’s easy, masih bisa ditanggulangi dengan anonymouse proxy tentu saja…😈

    But at least anak-anak kecil yang taunya cuman buka internet n gaktau apa-apa bisa aman dari hal-hal yang berbau merusak moral dan agama…😀

    Sekarang mo pake image processing pake C? Terus apa coba kriteria porno ato tidak video nya? Dan ntar seluruh frame video di trace sampe selese?😕 Ada berapa coba jumlah video diinternet?😡

    Like hell they can make it…!!😈

  4. Achmad Suwondo berkata:

    Sudah lama sekali masyarakat berharap agar tercipta piranti lunak yang dapat menghilangkan dan mencegah peredaran situs-situs porno agar tidak mengotori manfaat teknologi maya ini. Kalau emang mau nudis biar bikin acara sendiri tanpa ganggu orang lain terutama masa depan generasi muda. Karena porno itu bisa merusak layaknya narkoba

  5. febriosw berkata:

    Saya penasaran liat hasilnya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s