Tips jika berada di negri jiran

Sebenarnya dakuw agak malas mbahas ini, karena dakuw sendiri nggak suka ngurusin cekcok selisih yang terjadi antara Indonesia dan Malaysia (disini dakuw nggak mau bilang Malingsia, so kalian juga jangan manggil kita2 dengan panggilan Indon). Ok, dari kasus klaim lagu Indonesia, pulau, tradisi & budaya, sepertinya semua kejadian-kejadian itu membuat beberapa oknum di Malaysia menjadi gerah dengan kita dan memanfaatkan situasi. Alhamdulillah dakuw disini dah kenal orang-orang yang baek2 yang selalu memberikan pengarahan ketika berada disini, jadi dakuw bisa bagi-bagi siasat di blog ini, buat mereka-mereka yang lagi/akan pergi ke Malaysia.

Pertama dan yang pasti, selalu bawa dokumen lengkap ketika jalan-jalan (kemanapun), KTP dan Passport, ponsel, dan uang cadangan.

Kedua, jangan pernah merasa “terlalu aman” karena bersenjatakan dokumen lengkap. Mereka disini (yang memangsa kita) nggak ada bedanya dengan polisi lalu lintas di Indonesia yang mencari “setoran preman”. Kalau mereka udah ngincar kita, biasanya mereka nggak perduli dokumen kita lengkap atau enggak, yang penting digotong dulu. Cara menyiasatinya adalah dengan bersikap sebiasa mungkin, jangan karena takut jadi celingak celinguk kiri kanan ngeliatin sekitar, itu justru mengundang kecurigaan, jangan juga berpenampilan yang terlalu nyeleneh mencolok. Bersikaplah seperti biasa.

Ketiga, kalau emang udah apes dipertemukan dengan orang yang mencari-cari masalah, biasanya mereka akan tanya, “Kamu Indon ya?”. Kalau kita bilang iya, mereka akan langsung minta passport. Eits..! jangan dulu dikasih, tanya siapa mereka. Biasanya mereka akan jawab bahwa mereka polisi berpakaian preman. Jangan langsung percaya, minta kartu identitas mereka, tunjukan bahwa mereka oknum yang berwenang, baru kita buktikan bahwa kita orang Indonesia. Tapi bagaimana kalau mereka menolak dan membentak kita? “Kamu melawan police ya?!”. Nggak papa, teriak aja, minta tolong, atau lakukan apa saja yang bisa memanggil orang lain, dakuw yakin dia pasti kelabakan, polisi asli nggak bakal menyembunyikan kartu identitasnya. Ingat, yang berhak meng-interogasi kita di negara orang lain itu hanya Bagian Keimigrasian dan Kepolisian aja (CMIIW), selain dari itu cuma oknum nggak bertanggung jawab yang bahkan mungkin punya maksud jahat (merampok, memperkosa, menganiaya, dll). Ingat, jangan dulu kita perlihatkan kartu identitas kita (apalagi passport) sebelum mereka menunjukan bahwa mereka dari polisi atau badan imigrasi. Karena dari cerita teman-teman dakuw yang udah bertahun-tahun disini, mereka (oknum yang tidak bertanggung jawab) bisa saja (bahkan sering) merobek-robek passport kita. Anehnya mereka tidak melakukan itu pada pendatang lainnya seperti India dan Cina. Lebih baik kita berteriak minta tolong atau segera mencari/menelpon polisi beneran untuk klarifikasi yang sebenarnya.

Anda mau iseng?. kebanyakan dari oknum-oknum tersebut biasanya adalah gembel-gembel pasar yang mengincar kita saat berbelanja, wajah kita terlihat seperti warga Indonesia, lalu diincarlah oleh mereka. Tapi jangan khawatir, kalau mau sedikit iseng, ajak saja mereka berbahasa asing, Inggris misalnya, atau Spanyol. Meskipun kita nggak ngerti apa artinya, tapi mereka jauh lebih nggak ngerti:mrgreen: . Karena meskipun disini (di Malaysia) dijajah inggris, tapi suer deh warga aslinya englishnya kacau balau, mereka memang menggunakan kosakata inggris tapi ketika diajak berbahasa inggris yang fasih (apalagi dari native speaker), sebagian cuma bisa bengong.

Hmm.. mungkin itu udah cukup dijadikan persiapan kalau berada di negri jiran. Dakuw akui disini nggak semua orang sensitif ama Indonesia, hanya sebagian aja kok, sayangnya yang sebagian itu lebih sering mencari kesempatan seperti menganiaya kita yang masuk dengan legal, daripada mencari kebenaran (menangkap TKI ilegal & mengembalikannya ke Indonesia).

Mudah2an ini bisa dijadikan pedoman, dan yang paling penting adalah poin ketiga, jangan langsung kasi passport karena biasanya nggak akan ada gunanya, apalagi klo mereka emang udah niat ngincar kita, malahan ntar passport kita disobek-sobek ama mereka, entah apa maksudnya. Intinya cuek aja deh, mereka tanya darimana kita, emang siapa mereka? kalau dari imigrasi atau polisi baru kita layani, selain itu no way, cuek bebek aja.

Ini diambil dari pengalaman kemarin jalan2 5 hari ke KL dan ke Semenyih, juga dari pengalaman temen-temen (dari Indonesia, Cina, Malaysia, Nigeria) yang tiap hari jalan-jalan ke kota-kota besar malaysia, fakta yang dakuw dapat adalah, oknum-oknum tersebut selalu mengincar warga Indonesia, entah kenapa yang penting kita harus bisa waspada. Buat yang jalan-jalan ama keluarga, usahakan selalu berada di dekat keramaian dan tidak terpisah satu sama lain.

Kalau ada tips-tips lainnya, monggo di share..

Pos ini dipublikasikan di post. Tandai permalink.

39 Balasan ke Tips jika berada di negri jiran

  1. auriNgoNpaiSte berkata:

    Eh, eh, salam kenal >D

    Makasi buat tipsnya… Hmmm… ternyata begitu ya, kalo kita bertamfang Indonesia, brarti bakal susah kalo di Malay dunks? O.o
    Untung saya bertamfang mirip2 chinese, meskipun rada bete juga sih tiap kali diajak ngomong pake bahasa cina, nggak ngerti sih soalnya -.- Soalnya saya sama skali nggak ada keturunan cina…

    Satu tips juga: Kalo jalan di Malay, buat yang cewek, selalu pergi rame-rame, ato paling nggak bawa cowok, terserah mo siapa. *rauma lantaran selalu digodain pas di Malay*

  2. kecebongsoft berkata:

    hehe.. bukannya susah-susah amat, tapi mereka “sepertinya” kita jauh lebih beresiko klo berada disana dibanding dengan pendatang dari negri lainnya:mrgreen:

    Thank ya tambahannya:mrgreen:, salam kenal juga😀

  3. Fukutenshi Youfan berkata:

    Besok pergi ke Singapore ajah… 8)

    Karena meskipun disini (di Malaysia) dijajah inggris, tapi suer deh warga aslinya englishnya kacau balau, mereka memang menggunakan kosakata inggris tapi ketika diajak berbahasa inggris yang fasih (apalagi dari native speaker), sebagian cuma bisa bengong.

    Mhuahhahahahahahaaa… Oh man…:mrgreen:

  4. Bocah Malaysia berkata:

    “Karena meskipun disini (di Malaysia) dijajah inggris, tapi suer deh warga aslinya englishnya kacau balau, mereka memang menggunakan kosakata inggris tapi ketika diajak berbahasa inggris yang fasih (apalagi dari native speaker), sebagian cuma bisa bengong.”

    Memang dasar orang Indonesia ini begok!

    Daripada kamu persoal kenapa ramai orang Malaysia nggak bisa omong dalam bahasa Inggeris dengan betul walaupun dijajah ama orang Inggeris,

    bandingan kamu persoal kenapa orang Indonesia ramai yg nggak bisa omong dalam bahasa Belanda walaupun dijajah ama Belanda….

    Dasar begok! Omong nggak pake otak, emang orang Indon nggak pantas untuk dihormati! Omongannya aja nggak masuk akal…

    FREEDOM OF SPEECH!

  5. kecebongsoft berkata:

    oh ya.. tentu saja karena bahasa belanda bukan bahasa internasional dan kami saat ini sudah tidak di jajah oleh bangsa apapun lagi😀.

    Tambahan, selain itu kami juga disini dididik dengan baik2 sehingga menjadi manusia-manusia yang terpelajar, sehingga perlu berfikir 1000 kali untuk mengeluarkan kata-kata kasar, tapi saya lihat salah satu warga negara tetangga tidak menerapkan hal itu disini (di kolom komentar)😀.

    Nggak papalah saya biarin komentar diatas nongol selamanya. Oh iya, saya juga lihat komentar2 semacam ini di forum ini dan in. Seperti itukah cara rata-rata warga malaysia berdiskusi? saya kira tidak. Pasti hanya beberapa saja.

    Oh iya, untuk soal bahasa inggris tadi, jangan khawatir, saya udah test kok belanja di beberapa pusat perbelanjaan dan pasar di KL, dan memang terbukti😀

    Buat yang lain, yang merasa terpelajar, tolong dijaga bahasanya di blog ini. Ini peringatan pertama dan terakhir, klo nggak komentarnya saya hapus😀.

  6. kecebongsoft berkata:

    oh iya tambahan, sebelum topik jadi nggak jelas arahnya, disini yang saya tekankan adalah Tips jika berada di negeri jiran, dalam menghadapi oknum-oknum yang mencari kesempatan dalam kesempitan. Bukan menjelek2an negara lain. Oke? jaga bahasa, jangan bikin malu negara sendiri dengan menggunakan kata2 kasar & tak terpelajar, apalagi sampai masukin link pariwisata malaysia di bagian nickname:mrgreen:

  7. Fukutenshi Youfan berkata:

    Memang dasar orang Indonesia ini begok!

    Daripada kamu persoal kenapa ramai orang Malaysia nggak bisa omong dalam bahasa Inggeris dengan betul walaupun dijajah ama orang Inggeris,

    bandingan kamu persoal kenapa orang Indonesia ramai yg nggak bisa omong dalam bahasa Belanda walaupun dijajah ama Belanda….

    Dasar begok! Omong nggak pake otak, emang orang Indon nggak pantas untuk dihormati! Omongannya aja nggak masuk akal…

    FREEDOM OF SPEECH!

    Bocah Malaysia said in Youfan’s Blogs :
    Ni, kamukan yg ninggalin komen sok begok di sini:

    https://kecebongsoft.wordpress.com/2007/10/09/tips-jika-berada-di-negri-jiran/

    Jadi sila baca komen saya supaya selepas ini kamu sudah nggak begok lagi…

    Oh man…:mrgreen: Your comment sounds ridiculous…

    Kenapa kecebongsoft bilang seperti itu, itu karena Bahasa Inggris itu Bahasa Internasional (sorry if you don’t know about that), dan maksud perkataannya, karena Malaysia dijajah oleh Inggris, maka harusnya kemungkinan (probabilities) Malaysian bisa berbahasa Inggrisnya jauh lebih mudah daripada orang Indonesia yg dijajah ma Belanda. What’s the relation with Netherland and Indonesia anyway?❓ It can’t be compared I think.

    I was NEVER said that all Malaysian is bad ya’know. I have some BESTFRIENDS here, and they are Malaysian (that’s true, one of my bestfriend is a Malaysian). He’s from Kuala Lumpur and now he lives in Indonesia for study. But he is very kind and he has NEVER underestimated Indonesia people like you did.

    Why did some of Indonesian underestimate Malaysian? That’s because some of Malaysian (especially people like you) WERE underestimating us FIRST!

    They wanna take Ambalat. Okay, I know if TKI in Malaysia sometimes are doing not-so-good attitudes. Tapi pemukulan terhadap ketua juri dari Indonesia oleh polisi Malaysia sudah keterlaluan. Belum lagi penahanan istri diplomat Indonesia oleh pasukan Rela. Yang terakhir, penggunaan lagu Rasa Sayange dari Maluku dan diakui sebagai lagu Malaysia. WTFK?😡

    Actually I was never interested about flamewar like this, but you’ve said that I’m bego and it made me angry. I NEVER said that Malaysian is stupid ya’know!

    If you’re NOT just a looser, please give me your blogs or your forum address. I’ll debate with you if you want.

    It’s very shamefull hiding yourself in Tourisme website only to hide your identity…

  8. Fukutenshi Youfan berkata:

    Do you think that you can hide your identity?

    Username : Bocah Malaysia
    Email Address : liana_88@yahoo.com.my
    IP Address : 60.53.179.189

    IP Address : 60.53.179.189
    IP Address Country: Malaysia
    IP Address State: Perak
    IP Address city: Parit Buntar
    IP Address Latitude: 5.116700
    IP Address Longitude: 100.500000
    ISP : Telekom Malaysia Berhad
    Organization: Telekom Malaysia Berhad

    % [whois.apnic.net node-1]
    % Whois : 60.53.179.189

    Inetnum: 60.48.0.0 – 60.54.255.255
    Netname: XDSLSTREAMYX
    Descr: Telekom Malaysia Berhad
    Descr: Network Strategy
    Descr: Wisma Telekom
    Descr: Jalan Pantai Baru
    Descr: 50672 Kuala Lumpur
    Country: MY
    Admin-c: TIA7-AP
    Tech-c: TIA7-AP
    Status: ALLOCATED PORTABLE
    Mnt-by: APNIC-HM
    Mnt-lower: MAINT-AP-STREAMYX
    Mnt-routes: MAINT-AP-STREAMYX
    Remarks: -+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-++-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+
    Remarks: This object can only be updated by APNIC hostmasters.
    Remarks: To update this object, please contact APNIC
    Remarks: hostmasters and include your organisation’s account
    Remarks: name in the subject line.
    Remarks: -+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-++-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+
    Changed: hm-changed@apnic.net 20040607
    Changed: hm-changed@apnic.net 20070209
    Source: APNIC

    Role: TMNST IP Administrator
    Address: TELEKOM MALAYSIA BERHAD, Level 17 TM Annex E 1,
    Address: JALAN PANTAI BARU
    Address: 50672 KUALA LUMPUR
    Country: MY
    Phone: +603 22406120
    Fax-no: +603 22402126
    E-mail: ainols@tm.com.my
    Trouble: abuse@tm.net.my
    Admin-c: AS115-AP
    Tech-c: AS115-AP
    Nic-hdl: TIA7-AP
    Notify: ainols@tm.com.my
    Changed: hm-changed@apnic.net 20070209
    Mnt-by: MAINT-AP-STREAMYX
    Source: APNIC

    Mohon lain kali kalo posting menggunakan bahasa yang sopan. Postingan anda malah menambah buruk kesan tentang orang Malaysia gara-gara postingan kasar anda.

    Thank you.

  9. kecebongsoft berkata:

    hmm.. klo debate sih gw kira nggak akan ada ujungnya karena masing2 punya kekurangan & kelebihan di sisi2 yang berbeda – beda. Gw tekankan disini adalah kita membahas soal “melindungi diri” di negri jiran, karena belakangan banyak sekali oknum-oknum yang sepertinya memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. sebut saja aktifis RELA, yaitu warga sipil Malaysia yang merajia warga Indonesia di Malaysia. Apa mereka punya izin hukum & hak tertulis untuk melakukan hal tersebut? bukannya itu tugas kepolisian dan imigrasi?. Kalau pun memang ada, syukur lah. tapi belakangan kok malah muncul kabar nggak sedap ya? soal aktivis2 tersebut menangkap warga Indonesia yang nyata2 statusnya legal masuk ke Malaysia (Nggak usah gw sebutin udah disebutin sama si youfan). Yang paling gw sesalin adalah kenapa cuma Indonesia yang dirazia? apa karena memang kebanyakan Indonesia?. Hahaha.. kita kayak semut dong, satu yang nggigit, semua yang di injek2:mrgreen:

    Itu tujuannya saya buat artikel ini, mudah2an bisa dijadiin pedoman buat jaga-jaga diri.

    @Bocah Malaysia
    Ingat, dari awal saya nggak memulai flame war. Saya juga nggak menyebut2 “Malingsia” seperti yang udah saya katakan di atas dengan harapan nggak ada yang bilang “Indon” disini, kayaknya Anda nggak baca bener2 dan langsung main komen aja.
    Kemukakan semuanya dengan fakta, patahkan argumen saya kalau memang benar rata-rata penduduk menengah kebawah (apalagi yang suka main razia) memang bener2 fasih berbahasa asing. patahkan argumen saya kalau memang selama ini kaum RELA memiliki izin dan selalu berbuat sesuai hukum, serta memperlakukan warga Indonesia dengan cara2 yang benar jika memang mereka nggak salah. Jangan mengalihkan pembicaraan dengan bilang Indonesia itu korupsi lah, pembajak lah, itu sih gaya2 lama😀

    @youfan
    buset lo pake software apa si?:mrgreen:

  10. Umar Faridz berkata:

    jangan lupa, hapalkan lagu “negaraku” yang norak bin membosankan😛 jadi inget ada teman dituduh PATI trus lupa bawa passport ama student card, disuruh nyanyi lagu kopian ini deh

  11. auriNgoNpaiSte berkata:

    @youfan
    Anda seram O.o
    *merinding*

    @BM
    Peace bu, peace…
    Dont talk rough, keep the politeness on air:mrgreen:
    *meskipun rada dendem lantaran liburan kemaren dilecehin terus*

  12. Fukutenshi Youfan berkata:

    Bocah Malaysia :
    Setelah saya lihat-lihat, sepertinya anda, Bocah Malaysia, salah mengerti dan mengira bahwa kalimat ini :

    Karena meskipun disini (di Malaysia) dijajah inggris, tapi suer deh warga aslinya englishnya kacau balau, mereka memang menggunakan kosakata inggris tapi ketika diajak berbahasa inggris yang fasih (apalagi dari native speaker), sebagian cuma bisa bengong.

    Dikira bahwa sayalah yang mengeluarkan kalimat ini, padahal BUKAN saya yang mengatakan seperti itu. You should READ the articles FIRST. Kalimat itu BUKAN saya yang mengatakannya. Kalimat itu hanyalah saya QUOTE dari postingannya kecebongsoft (baca artikel diatas dengan baik-baik!), dan saya hanya memberi komentar saja. You said Freedom of Speech? Terus apa salah saya mengomentari kalimat kecebongsoft?

    Oh ya, perlu ditanyakan lagi, ANDA TAHU TIDAK APA ITU QUOTE? Quote itu berarti BUKAN saya yang mengatakannya, saya hanya mengambilnya dan memberi komentar. Silahkan anda pelajari hal-hal seperti itu di internet sebelum me-reply.

    Saya memang tidak pintar, tapi setidaknya saya lumayan pintar untuk tahu APA ITU QUOTE dan apa itu sopan santun dalam berkomunikasi.

    Kalimat reply anda malah sangat mempermalukan nama Malaysia, apalagi anda memakai website Tourisme Malaysia sebagai kedok. Shame on you!

    Untungnya nggak semua orang Malaysia seperti anda.

    Ngendikane panjenengan malah ngisin-ngisinaken tiang Malaysia!

    kecebongsoft :
    Sorry aku nye-pam marah di blogs mu…😛

    auriNgoNpaiSte :
    Abis saya ditantang Kk… Youfan kan hanya membalas perkataannya Kk…😥

  13. rusd berkata:

    segitukah watakmu, malay?

  14. Bocah Malaysia berkata:

    Hi semua…. Hmmmm… Kok bisa jadi begini ya? Bagi gue, kata “BEGOK” itu nggak ada maknanya bagi orang Malaysia a.k.a Malingsia.

    Gue tahu kata ini pun sebab suka nonton sinetron kamu di Malaysia ini… ada yang bagus, ada juga tak lebih dari sekadar sampah…😉

    Gue tidak sesekali menyangka kamu semua kok bisa kaget ya dengan komen gue…😉

    Sebenarnya nggak ada apa-apa pun si, cumanya gue omong perkara yang benar aja… Iyalah, mana ada si begok mahu mengaku dirinya begok bukan?

    Gue kepingin sekali si ingin menjawab semua komen2 yang ditujukan buat gue tapi sekarang ini gue lagi sibuk dengan kuliah si, Makanya, nantilah lepasan gue habisi kuliah nanti, kita omong lagi ya…

    Sehingga ketemu lagi dan maafin gue ya…. Lebih-lebih lagi sempena Hari Lebaran ini…..🙂

    P/S: Dalam bahasa Indonesia, gambar makanan tradisional di atas “header” blog ini dipanggil apaan ya? Ingin benaran gue tahu… Tolong ya😉

  15. kecebongsoft berkata:

    Hi semua…. Hmmmm… Kok bisa jadi begini ya? Bagi gue, kata “BEGOK” itu nggak ada maknanya bagi orang Malaysia a.k.a Malingsia.

    Gue tidak sesekali menyangka kamu semua kok bisa kaget ya dengan komen gue…😉

    Hehehe.. saya juga kaget Anda bisa bilang gitu, dari kalimat diatas sepertinya menunjukan bahwa di Malaysia kekasaran sudah menjadi hal yang biasa😀. Ups, maap gw sedikit belok ke arah flaming, gw janji ini yang terakhir😀. (buat yang lain yang udah liat komentar2 anak ini, bisa nyimpulkan sendiri kan?)

    Saya pribadi merasa wajar harus membalas dengan beberapa reply, itu untuk meluruskan masalah bahwa di post ini saya nggak membahas flaming antar negara (meskipun mungkin beberapa ada beberapa kata yang mengandung unsur flaming bagi beberapa orang).

    Rasanya nggak akan ada habisnya klo debat, nggak ada yang mau ngalah. Saya harap di reply selanjutnya nggak ada lagi yang serba ngeflame, klo mau berantem mendi japri aja deh, jangan disini.

  16. kecebongsoft berkata:

    waduh sampe lupa gw jawab, gambar makanan diatas tuh namanya ketupat.

    Tapi berhubung Indonesia itu luas, dari sabang sampai merauke, dan punya ratusan bahkan ribuan budaya, sampe2 sebagian budayanya dibiarkan diembat negara tetangga (gpp deh kasih dikit aja, kasian), jadi di beberapa tempat namanya bukan ketupat. Ada yang bilang lontong, macem2 deh.

    btw lain kali jangan ngetest2 ngereply pake bahasa anak indo deh, bikin gw ngakak mbacanya:mrgreen: . Pake bahasa ndiri napa?, mo ngeklaim bahasa anak ABG juga nie ceritanya:mrgreen: .

    Buat temen2 di indo, buruan patenin gaya sms kita yang lagi ngetrend kayak gini :
    “cHay4Nk d4H MkAn BluM??,,,, Aq KngEn nIe.. tELp Aq dUnk.. pLizZz”

    Sebelum diembat juga *kabur*

  17. auriNgoNpaiSte berkata:

    ARGGGHHHH!!!
    *cincang kecebong lantaran nulis2 pake gaya sms itu*
    BENCIIIII😡

  18. khim berkata:

    wah gaya nulis sms macem gitu masih kalah jauh tingkat males bacanya dibandingkan tulisan gal jepang

  19. thehushworld berkata:

    I lap u bocah

    ops karang dia kata aku tak reti speaking london… I love you, Bocah…

    hahaha…

  20. munggur berkata:

    thanks tipsnya. wah serem juga tuh preman2nya.

    benar juga, pokoknya asal ngomong inggris biar ga langsung disangka orang indonesia lalu dipalakin.

    repot juga ya kalau ke malaysia. padahal cuman pingin mampir ke Petronas Tower doang!

  21. Ping balik: Waspada Bila Melancong ke Negeri Jiran « munggur

  22. Abu Ja'far berkata:

    bikin pening baca gaya bahasa SMS anak-anak Indonesia yang ABG.

    pEN1n6 6U3 b4c4Ny4, tau 64K 51h LOo0oe3!?

    nih ada tool, biar tambah gila SMS-nya
    http://www.hericz.net/blog/ABG_Text.html

  23. agn berkata:

    Belakangan ini gw banyak dpt email dr warga malaysia gara-gara tulisan di blog gw. Mungkin agak panas judulnya, namun mereka ternyata membalas dengan sangat kotor sekali seperti halnya yang dikatakan bocahmalaysia diatas. Tadinya agak panas juga, tapi bener juga kata kebanyakan orang diatas, flamewar kayak gitu nggak usah diladenin. Karena buat apa seperti itu. And I do have several good friends from malaysia, yang lebih mengerti tentang apa artinya toleransi secara global.

  24. agn berkata:

    mas, aku kutip dikit artikelnya.. ciao! semoga boleh!

  25. mighty demoncat berkata:

    Actually I am confused. I was interviewed and hired by Malaysian game developer. Are they lack of persons who capable to do this matter. If they aren’t why they want to hire me and provide anything I want to be able to be there instead of hiring local programmer.

    Tanya ken.. apa ? Ask.. why?

  26. agn berkata:

    Like Petronas last year hired lots of Indonesian geoscientists and petroleum engineers (through ITB, UGM, UI). What I heard is that malaysian are lacks in productivity and creativity .. well, not all of them, but most of them :p

  27. me berkata:

    @ Bocah “Ingusan” Malaysia
    “Daripada kamu persoal kenapa ramai orang Malaysia nggak bisa omong dalam bahasa Inggeris dengan betul walaupun dijajah ama orang Inggeris,

    bandingan kamu persoal kenapa orang Indonesia ramai yg nggak bisa omong dalam bahasa Belanda walaupun dijajah ama Belanda….”

    >Di Indonesia ada “Sumpah Pemuda” yang dikumandangkan pada tanggal 28 Oktober 1928. Salah satu isinya adalah “Kami Pemuda-Pemudi Indonesia, Berbahasa Satu Bahasa Indonesia”
    Jadi harap maklum jika generasi muda Indonesia saat ini tidak menggunakan Bahasa Belanda.

    @Kecebongsoft
    “Buat temen2 di indo, buruan patenin gaya sms kita yang lagi ngetrend kayak gini :
    “cHay4Nk d4H MkAn BluM??,,,, Aq KngEn nIe.. tELp Aq dUnk.. pLizZz”

    Sebelum diembat juga *kabur*”
    >Kalo yang ini bener-bener menyalahi EYD *hihihi* tapi memang perlu juga dipatent-kan😀

  28. mila berkata:

    haa boleh juga tu isengnya! dulu gw kan ke kfc malaysia. gw bilang ‘ayam 1’. kan artinya 1 potong ayam? pelayannya ngasi 2! kira2 kenapa ya?? trus gw jlasin lg, tp pk bhs indonesia. pelayannnya ngomong apaaa gtu (pk bhs m’sia) gw ga ngerti?? gw coba pake bhs inggris. tetep dikasi 2, padahal gw minta 1 kan? yauda akhirnya gw beli 2.pas gw duduk managernya dateng trs nanya dari mana. trs gw blg dr jakarta.

  29. mila berkata:

    haa boleh juga tu isengnya! dulu gw kan ke kfc malaysia. gw bilang ‘ayam 1’. kan artinya 1 potong ayam? pelayannya ngasi 2! kira2 kenapa ya?? trus gw jlasin lg, tp pk bhs indonesia. pelayannnya ngomong apaaa gtu (pk bhs m’sia) gw ga ngerti?? gw coba pake bhs inggris. tetep dikasi 2, padahal gw minta 1 kan? yauda akhirnya gw beli 2.pas gw duduk managernya dateng trs nanya dari mana. trs gw blg dr jakarta. manager nya cm senyum doang🙂

    oia januari nanti gw aada studi banding ke m’sia. mendingan pk bhs indonesia, malaysia, apa inggris?? bingung gw. REPLY

  30. kecebongsoft berkata:

    hehehe…klo gw sih mendingan pake bahasa Indo sama english, pake Indo karena kita orang indo, pake english karena itu bahasa internasional. Klo pake bahasa malaysia alasannya apa? karena lagi ada di malaysia? Nggak logis bgt, turis2 yang ke indo aja ga mau capek2 blajar bahasa indo, melainkan kita yang belajar english.

  31. Fukutenshi Youfan berkata:

    Bocah Malaysia :

    Bocah Malaysia said :
    Gue tahu kata ini pun sebab suka nonton sinetron kamu di Malaysia ini… ada yang bagus, ada juga tak lebih dari sekadar sampah…

    It’s better for you not to blame another for your own bad attitudes. Anyway, I’m Indonesian and live in Indonesia (currently), but I never watch Indonesian sh-tnetron (that’s what we call them), I prefer watching International news, Japanese anime, or Hollywood’s Box Offices.

    Iyalah, mana ada si begok mahu mengaku dirinya begok bukan?

    You didn’t confess, did you?😀

    Bocah Malaysia said in Youfan’s blogs :
    my ISP Provider, TM Net (sucks) using a system called “Dynamic Ip Address”. It means, each time I surf Internet, I will get different Ip Address… As a result, my surfing location will differ from time to time.

    Oooh, so you’re using Dynamic IP Address he? How lucky you’re. I thought you were online from your office or your campus, or from your home using Static IP Address. But next time, it’s also better for you to use anonymouse proxy too…:mrgreen:

    Your exposure caused nothing to my privacy and my real identity…

    Are you sure about that?🙄

    It just a matter of wasting your time

    Nope. I’m 24 hours a day in the front of computer. And tracing your IP Address or looking your posting in the internet is just take a FEW minutes. Soo, it didn’t waste my time et al…

    I really, extremely sorry if my comment was toooooo harsh (based on your own judgment)

    Okay, so do I. Sorry for my harsh comments, I regret that, that’s true…🙂 Now I’ve regret all my harsh words in this blogs, eventhough it didn’t contain bad words like yours… Because, actually, a few years ago I’ve had promised to someone not to angry anymore whatever happened, but now I’ve broken my promise because of provocative flamewar (posted) from a girl 3 years younger than me… Oooh, curse me… >_<

    Saya suka bangat si ama kamu, gambar kamu di atas cuteeeee bangat.

    Lots of girls have said that things to me… Yes, I’m indeed cute…😳

    Hope you’ll success…

    Thanks, you too… 8)

    Oh, one more thing… Right now, can you detect my location by using the Ip Address? I know you can’t!

    Yups, I can’t.

    MALAYSIAN ALWAYS ONE STEP BEHIND YOU (INDONESIAN)

    Whatever you say…😆

    So Miss Ana (that’s what you are being called isn’t?😉 ), are you still live in Sungai Petani Kedah Malaysia?😀 Often go to Tesco Hypermarket? Where’re you studying now, UiTM? Still reading Bunga Mawar magazines?🙂 And who is this thehushworld boy aka Azraai bin Abidin? Is he your brother or your (boy)friend?😀 Nope, he isn’t your brother, he is your friend in your campus Universiti Teknologi Mara aka UiTM isn’t? Hhhmmmm, Ana is 1 year younger than Azraai, Ana born in 1988 and Azraai born in 1987… Maybe you’re his junior, even if in different branch of UiTM campus.🙄

    Anyway, for your information, you can’t hide any information when you’re online. If you really wanna hide your identity, it’s better for you not to leave ANY trace whether you online again or not, INCLUDING your IP Address or ANY LITTLE information, NOT only in this blogs but ALSO in entire World Wide Web.

    And for your attention, okay Miss Ana, I’ll watch everything what you’ve done in the internet FROM NOW. Everytime you’re online, if you leave any traces, I’ll know that.

    Next time, you’ll surprise how many information I’ve known about you…

    Even I can SEARCH your name in your campus student databases…👿

    You have WRONG person if you wanna challege me…😈

    And for Malaysian, FIRST YOU MUST KNOW THAT I, NEVER said that Malaysian is worse than Indonesian, as I NEVER said that Malaysian is better than Indonesian. I NEVER thinking about something like that, it’s USELESS. I’ve engaged in this flamewar, posting something like this, it was just because there was someone posting with -very- un-polite comments in my blogs, which made me angry (because I never said anything bad about her/him), that was why I replied all her/his posts. So this is just personal matters, nothing more. And now she has said sorry to me, so it’s ALL FINISHED now… (tracing her identity is another matter😈 ).

    I DON’T CARE what you people say about Indonesia and the people, Indonesian. Indonesia is a BIG country. It wouldn’t crumble just because little flamewars in internet from you. Thanks.

    Fuuuh… Now I’m NOT interested in this flamewar again…

    *Youfan out from this flamewar*

  32. Fukutenshi Youfan berkata:

    kecebongsoft :

    kecebongsoft said :
    dari kalimat diatas sepertinya menunjukan bahwa di Malaysia kekasaran sudah menjadi hal yang biasa
    btw lain kali jangan ngetest2 ngereply pake bahasa anak indo deh, bikin gw ngakak mbacanya

    I think it’s better for you to stop your flaming too…😈

    *LOL*

    khim :
    Halah, tulisan gal jepang pusing bangets bacanya…:mrgreen:

    thehushworld :
    Parles tu Français Azraai?😉

    Abu Ja’far :
    Set dah, bahasa sms anak-anak ABG Indonesia lebih susah dari pada bahasa h4ck3r, enkripsi-nya sampe 3 kali… >_<

    sSh bn6T5 bacny…

  33. Fukutenshi Youfan berkata:

    Mighty DemonCat :
    Maybe it is just because there’s not much local C/C++ programmers as expert as you there, my dear bro LynxLuna the Mighty DemonCat
    Anyway, I just said, maybe…😛

    mila :
    Pake English. Soalnya kalo Bahasa Melayu ngapain susah-susah belajar bahasa sana. Terus kalo Bahasa Indonesia, memang kita harus menghargai bahasa sendiri, tapi kondisinya ituw sedang ke luar negeri, maka (CMIIW IMHO) kita tidak wajib memakai Bahasa Indonesia, beda kondisinya kalo kita sedang di dalam negeri. Jadi kalo aku mungkin prefer pake English, yang merupakan bahasa Internasional, walo English akuw sendiri masih gak terlalu bagus sih… (halah malah ngaku😳 )

  34. mila berkata:

    tapi (katanya) orang malaysia sebel sama org indonesia yg ngomong pake bhs & aksen indonesia di negaranya.. bener ga?

  35. KRASTI-KREB berkata:

    boleh yach aku ngasih tips tambahan? boleh yah…

    gak usah ke malingsia eh..malaysia kalo suasananya kayak gitu mending ke Bali-singapore asik punya.

    didiskotik malay kata2 gaul indo lagi ngetren disana kayak ampuun dijee..! gue bangat! dll

    # bocah malaysia
    maling!…..:mrgreen:

  36. achmad izzuddin berkata:

    maaf sekiranya saya menggunakan bahasa melayu malaysia kerna saya sudah lama tinggal di bumi malysia..

    saya berasa pelik melihat betapa ramainya umat indonesia yang amat marah dengan negara tetangganya Malaysia beralaskan masalah-masalah yang terjadi antara warganya yang bermukim di bumi Malaysia dengan penduduk tempatan.
    Perlu diingat bahawa segala masalah ini TAKKAN timbul sekiranya:
    1- Semua TKI di bumi malaysia bekerja dengan baik,beraklak mulia dan beramah mesra dengan penduduk tempatan
    2- Semua TKI yang datang ke Malaysia menggunakan passport dan visa yang sah.
    3- Semua TKI tidak melakukan jenayah atau kriminal di sana

    4- pemerintah Indonesia membuka banyak peluang pekerjaan di Indonesia
    5- pemerintah Indonesia bijak menguruskan ekonomi Negara dan mengukuhkan matawang Rupiah.
    6- Memperkasakan sistem pendidikan untuk rakyat dengan memberikan kemudahan pendidikan percuma kepada mereka.
    7- Membanteras amalan rasuah atau korupsi di kalangan kakitangan pemerintah dan swasta.

    Pada hari ini, pemerintah jakarta tiada bezanya dengan Kerajaan Malaysia malah lebih teruk lagi.KENAPA ramai di kalangan penghijrah desa dihalang dan dihalau untuk memasuki Jakarta walhal mereka ialah warga NKRI yang legal dan kedatangan mereka ke ibukota hanyalah semata-mata untuk mencari rezeki halal??!
    Perlukah mereka mendapatkan kartu khas untuk memasuki Jakarta sedangkan pihak pemerintah mengalu-alukan kedatangan orang asing atas nama parawisata?!

    tiada gunanya warga indonesia melakukan demonstrasi jalanan dan mengutuk malaysia sedangkan di kala ini orang malaysia sibuk memajukan tanah air mereka dengan pembangunan yang begitu pesat sekali. jadi, apakah sumbangan kita untuk memajukan negara kita indonesia? TEPUK DADA TANYA IMAN KIA SENDIRI!! fikir-fikirkan lah…..

  37. slankers_plg berkata:

    Tips Di Atas Udah Membuktikan Bahwa malingsia GAK AMAN untuk di kunjungi

  38. LynxLuna berkata:

    @achmad izzudin

    tiada gunanya warga indonesia melakukan demonstrasi jalanan dan mengutuk malaysia sedangkan di kala ini orang malaysia sibuk memajukan tanah air mereka dengan pembangunan yang begitu pesat sekali. jadi, apakah sumbangan kita untuk memajukan negara kita indonesia? TEPUK DADA TANYA IMAN KIA SENDIRI!! fikir-fikirkan lah…..

    I think You should said that to yourself. I will also said in Bahasa Indonesia which is our National Language and used throughout Indonesia Archipelago and also used in all textbooks from Mathematics, Physics to Bahasa Indonesia itself.

    `Tiada gunanya warga malaysia mengklaim segala macam seni dan budaya Indonesia yang berasal dari Jawa (Jawa BUKAN Melayu, tidak serumpun), Sunda (Sunda juga BUKAN Melayu, kita tidak serumpun kawan), dan lain-lain budaya kita untuk membangun citra Malaysia di mata dunia. Dan mengapa banyak perusahaan malaysia yang menawarkan pada engineer Indonesia untuk bekerja di sana (bukan as TKI, tp profesional). Apakah Malaysia sudah kehabisan tenaga ahli (expert) dari anak bangsa Malaysia sendiri? Sehingga sampai meminta tenaga expert dari Indonesia UNTUK MEMBANGUN NEGERI ANDA? TEPUK DADA TANYA IMAN ANTUM SENDIRI, PIKIR-PIKIR KAN LAH!`

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s