Malam yang damai

Sudah lama dakuw nggak merasakan ini. Semenjak pertama kali menginjak negeri tetangga, dakuw selalu diselimuti perasaan cemas, perasaan takut dan tertekan, seperti sesuatu sedang memburu dan mengintaiku dari belakang. Yah, itu memang kebiasaan yang sudah ada semenjak dakuw kecil. Setiap daerah yang baru pertama dakuw datangi tidak bisa membuat perasaan menjadi nyaman dengan cepat.

Tapi malam ini, setelah buka puasa dihari ketiga, dakuw akhirnya merasakan bahwa tempat ini lebih bersahabat daripada kemarin. Padahal, tidak ada yang terjadi, sedikitpun tidak ada yang berubah, tapi malam ini dakuw sudah bisa berjalan dengan tenang, hati sudah lebih nyaman. Dakuw mulai bisa berfikir apa saja yang ingin dilakukan besok, apa saja rencana-rencana dan ide-ide seru yang akan dakuw wujudkan. Terima kasih ya Tuhan, engkau telah mengembalikan kedamaian ini, dan biarlah rasa ini tetap melekat di dalam hatiku.

Pos ini dipublikasikan di post. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s