Arsip
I Am Rich = Nggak kaya, bodoh mungkin..
Entah memang tidak ada gunanya, atau hanya saya yang tidak tahu gunanya apa. Saat kita pertama kali membuka aplikasi “I Am Rich”, yang muncul hanya sebuah gambar intan berwarna merah yang bersinar. Kemudian disudut kanan bawah ada tombol putih yang jika diklik, akan menampilkan pesan “I’m rich, I deserv it. I’m good, healthy and successful.“, developernya menyebut pesan tersebut sebagai “Mantra”. That’s it. Tidak ada fungsi tambahan selain itu.
Guess what? Aplikasi ini telah dibeli oleh 8 orang!, alias telah meraup keuntungan USD8000 atau sekitar 77-79 juta rupiah. Kalau mengembangkan software yang serius, profit USD8000 bisa dibilang kecil, belum lagi Apple mengambil keuntungan 30% untuk tiap copy-nya. Tapi untuk software seukuran “I Am Rich”, angka segitu sudah sangat besar, sangat besar untuk software “aneh” yang sulit dicari kegunaannya. Read more…
Pisau mahalan

Tenang, mata Anda tidak rabun. Gambar diatas benar-benar sebuah MacBook Air yang digunakan Rahul Sood untuk memotong kue ultahnya
. Betul, “pisau” seharga $1799 itu dipakai untuk memotong kue tart yang nggak kelihatan enak sama sekali. Kasihan, Rahul nggak punya dapur sehingga dia bener-bener nggak punya pisau dirumah. Read more…
Kita juga gitu

Ini adalah sekelompok suku Indian di hutan Amazon yang berhasil tertangkap kamera dari atas pesawat. Suku Indian sebenarnya adalah salah satu suku yang sangat langka dan banyak yang mengira suku ini sudah punah. Aku kok berfikir foto diatas mirip dengan kita ya?. Read more…
Tanpa asap
![]()
Hari ini adalah peringatan hari tanpa tembakau sedunia yang rutin diselebrasi setiap 31 Mei oleh WHO. Pesan yang ingin dibawakan adalah peringatan, bahwa kecanduan pada rokok dapat menyebabkan penyakit dan kematian. Seberapa pedulikah para perokok dengan pesan ini?. Read more…
Sudah pakai baju
Bagi yang pernah melihat blog ini sebelum postingan ini dibuat, maka pasti akan mengerti bagaimana tampilan blog ini sebelumnya. Ya, telanjang!. Bukan dalam arti sebenarnya, yang dimaksud adalah telanjang CSS. Template blog yang ada sebelum ini menggunakan theme Sandbox yang memang “ditelanjangi” untuk tujuan modifikasi secara bebas, alhasil adalah tampilan blog menjadi sangat standar, tidak ada modifikasi warna, efek, dll. Halaman menjadi melebar memenuhi bidang browser, bener-bener polos deh.
Itulah yang aku suka di theme yang lama, bidang yang lebar berguna untuk memposting screenshot yang besar dan source code yang panjang. Dan tampilan font yang standar membuat kita mudah membacanya. Belum kutemukan theme lain yang “tidak telanjang” tapi sebagus Sandbox. Simpel, bebas, representatif. Read more…
Mobile Browser : Dunia Tanpa Kue

Yayaya.. Sekarang dunia sudah canggih, dan aku pasti dibilang gila karena pernah berfikir seperti apa yang akan kutulis sebentar lagi, bodo ah disebut gila
. Tapi serius aku dulu pernah berfikir seperti ini dan mencari solusinya, meskipun belum pernah implementasi. Apa yang sedang kita bicarakan?. Read more…
Blokir YouTube dihari April Mop
Kemarin, aku sempat membaca berita yang “lumayan” heboh terutama untuk warga pengguna internet di Indonesia, Youtube akan diblokir oleh pemerintah Indonesia. Ya, situs yang telah memberikan jutaan konten edukatif, pengetahuan, dan sekian banyak konten-konten positif kepada warga Indonesia itu akan segera diblokir hanya karena disana terdapat film berjudul “Fitna“.
“Fitna” memang sedang panas-panasnya, film berdurasi 17 menit itu telah membuat sebagian umat Islam marah. Tapi rasanya tidak adil jika harus memblokir YouTube hanya karena film itu ada disana.
Pertama adalah, user tidak akan langsung melihat video tersebut pada saat masuk ke YouTube, hanya yang melakukan searching saja yang akan mendapatkan video tersebut. Terkecuali jika video tersebut masuk dalam list Featured Videos, atau Videos Being Watched Now. Jadi otomatis orang tidak kan melihat terkecuali dia benar-benar mencarinya (atau dengan kata lain, ingin menontonnya).
Kedua, apakah dengan memblokir YouTube, maka video itu tidak akan bisa ditonton oleh orang Indonesia?. Lantas bagaimana jika film itu diupload disitus lain? Mau blokir situs yang lain juga?. Atau pemerintah berfikir bahwa karena YouTube termasuk website bertraffic tinggi, maka dengan memblokir situs ini, akan cukup efektif untuk menahan netter tidak menonton ini. Hehe, netter tidak akan sebodoh itu, jika mereka ingin menontonnya, mereka pasti mencarinya, jika tidak di YouTube ya pasti ditempat lain, Google misalnya. Dengan keyword “Fitna” saja, kita bisa mendapatkan sejumlah result yang langsung menuju ke videonya, yang pasti tidak hanya di YouTube, blog sutradaranya juga menampilkan video tersebut. Belum lagi dengan netter-netter yang sudah mendownload file video tersebut, yang ini jelas susah diberantas, mereka menyebar video ini secara sosial : copy via pendrive/hardisk, burning ke cd, atau nonton rame-rame bareng teman.
Lantas apa gunanya blokir situs YouTube?. Entah apa rencana seperti ini diluar batas kemampuan berfikirku atau memang ini ide bodoh, yang jelas banyak sekali konten positif di YouTube yang bisa membuka mata kita terhadap dunia luar. Software dev, robotika, elektronik, seni, dan jutaan konten lainnya disediakan di YouTube secara gratis dan berhasil menjadi salah satu media pembelajaran yang efektif, yang begini masa mau ditutup?.
Uhm, tapi mari kita lupakan sejenak, lihat tanggal beritanya di DetikInet, 1 April 2008, huh? don’t you guys know yesterday is April Fool’s Day . Damn!, apakah ini bener-bener diboongin?, atau pemerintah memang serius?, btw pemerintah tau april mop nggak ya?..
note : I also put this in the joke category to let you know this is not a serious topic, please reply politely and have fun with April mop, don’t talking about religious topic.






kecebong_soft

Komentar